Bertempat di Aula Gedung E1 lantai 2 FIP UM, Jurusan Pendidikan Luar Biasa (FIP) Universitas Negeri Malang menggelar Sarasehan dengan tema “Pembelajaran Inovatif Bagi Guru Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Inklusif”. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta yang berasal dari perguruan tinggi seluruh Indonesia dan Sekolah Luar Biasa (SLB) tingkat SD sampai SLTA serta Sekolah Inklusif se-Malang Raya.

Acara yang dibuka oleh Dekan FIP seacara langsung ini menampilkan pembicara dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia, antara lain Sekretaris Jurusan PLB UNLAM Agus Pratomo Widodo, M.Pd; Ketua Departemen Pendidikan Khusus UPI Drs. Budi Susetyo, M. Pd;  Ketua Program Pendidikan PLB FIP UNESA Dra Endang Purbaningrum, M. Kes; Ketua Jurusan PLB Universitas Negeri Yogyakarta Dr. Mumpuniarti, M.Pd; Ketua Program Pendidikan PLB FIP UNJ Dr. Indina Tarjah, M.Pd;  Ketua Program Pendidikan Khusus UNIMA Dr. Selpius Rusland Kandau, M. AP; Ketua Jurusan PLB UNTIRTA Dr. Hj. Isti Rusyani, M.Pd; Ketua Program Pendidikan PLB FKIP UNS Drs. Hermawan, M.Si.

Salah satu pembicara, Dr. Mumpuniarti, M.Pd mengutip konsep ajaran Ki Hajar Dewantoro dengan 3N nya, yaitu Niteni-Nirokake-Nambahi. Niteni berarti sensitif dan jeli mengamati dan mempelajari apa yang sudah, sedang dan akan terjadi, Nirokake artinya menirukan apa yang dilakukan orang lain yang sudah sukses dan Nambahi artinya menambahkan pemikiran dan langkah invoatif sebagai proses penyempurnaan. (EBP)