Jum’at 2 Desember 2016, bertempat di Depan Gedung E1 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang mahasiswa jurusan Pendidikan Luar Biasa memperingati Hari Disabilitas Internasional. Acara yang melibatkan kurang lebih 100 mahasiswa PLB tersebut diisi dengan penyampaian orasi ilmiah mahasiswa yang menuntut agar sarana prasarana di kampus Universitas Negeri Malang dibuat ramah bagi mahasiswa penyandang disabilitas.

Seperti diketahui bersama, bahwa di Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan terdapat beberapa mahasiswa penyandang disabilitas yang terdiri dari mahasiswa penyandang tunanetra, tunarungu dan tunadaksa. Mereka mengaku bahwa sarana prasarana di Universitas Negeri Malang masih belum bisa dikatakan ramah difabel, ini dibuktikan dengan masih banyaknya got/selokan yang masih belum ditutup dan belum adanya bidang miring dimasing – masing gedung.  Dengan belum ditutupnya got/selokan khususnya pada bagian atas, ini akan membahayakan sekali khususnya bagi mahasiswa penyandang tunanetra yang jika tidak hati – hati akan masuk kedalam got/selokan. Begitu pula juga dengan bidang miring yang sangat minim, akan menyulitkan sekali bagi mahasiswa penyandang tunadaksa ketika akan melakukan mobilitas sehari – hari dikampus.

Orasi ilmiah yang berlangsung kurang lebih selama 2 jam ini mendapatkan tanggapan langsung dari Dekan FIP Universitas Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat hari disabilitas bagi mahasiswa jurusan Pendidikan Luar Biasa dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa yang menginginkan sarana prasarana yang ramah bagi mahasiswa difabel. (EBP)